.quickedit{ display:none; }

Selasa, 31 Agustus 2010

Riau Juga Punya Motif Batik

Riau merupakan salah satu kawasan yg memilki daerah yg sangat istimewa (menurut saya sendiri), dengan perkembangan dan kemajuan dari kota pekanbaru dan adanya orang-orang yang selalu kreatif dari segi manapun baik dari kalangan anak muda maupun orang tua. Tapi yang disayangkan kemana nuansa wisata alam riau yaaakk? (hahaha *sambil garuk-garuk kepala).

Pernah terlintas dibenak saya “mengapa dulu Kepulauan Riau pisah dari provinsi ku yaah?, andai saja tidak riau pasti lebih kaya deh”, baik dari segi materil maupun non materil. Dan mungkin ni 2011 atau selanjutnya pasti Riau bakalan menjadi tuan rumah dalam event terbesar yang diadakan oleh NKRI dari tahun 2009 silam. Yaitu SAIL, contoh, Sail Bunaken dan Sail Banda. Tapi otak kananku mulai berkerja dan mengatakan hal seperti ini “kalo riau bertambah kaya, pasti aparat pemerintah riau bakalan kaya juga..”. naahh…. Looohhh??? Hahahahha. Tapi yang begituan g bakalan aku bahas disini, yaa…karena itulah manusia tidak mau hidup pas-pasan apalagi kalo udah diatas..

Kali ini aku ingin menulis tentang hasil cipta karya dari orang-orang Indonesia sendiri yaitu BATIK. Banyak sekali motif busana melayu riau, sehingga terkadang busana riau penuh dengan warna yang biasa aku sebut glamor. Namun sebelum kita membahas jauh tentang batik Riau, timbul diotak kiriku sebuah pertanyaan kecil, apakah Riau memiliki motif dan corak batik asli daerah Riau? Terus bagaimana bentuknya? Beda ya dengan batik-batik asli buatan jawa??.

Indonesia sudah diakui oleh UNESCO bahwa batik merupakan hasil kerajinan tangan asli Indonesia, ya meski sempat dicuri oleh negara-negara lain (*ngelirik kiri dan kanan). Riau (Indonesia) sebagai tempat asal batik juga tidak mau kalah dengan menciptakan motif dan corak khas batik daerah sendiri. Di Riau biasanya dikenal dengan khasanah membatik yang menggunakan tempatan yang membuat nama batik semakin kaya akan corak dan ragamnya. Biasanya khas dari batik Riau sendiri adalah berbetuk garis memanjang seperti tabir, Motif ini biasanya selalu terdapat pada setiap helai batik buatan Riau. Sehingga membuat batik Riau lebih dikenal dengan sebutan batik tabir.

para pengrajin Batik Riau menggunakan teknik kuas atau lukis untuk mendapatkan warna diinginkan. Motif batik Riau menggunakan motif sulaman tekat, teknik ini ditengarai hampir punah saat ini sebab, tradisi membatik di tanah Melayu Riau tidak seperti di Jawa yang getol. Harga kerajinan batik Riau lebih mahal harganya dibanding harga batik motif biasanya. Beberapa tempat di Pekanbaru pakaian batik ditawar seharga antara Rp 500 ribu-Rp 600 ribu per lembar. Biasanya bahan -berasal dari kain sutra yang bermutu tinggi dan dibuat dengan menggunakan tangan.

Naahh.. kalo aku keamrin dapet batik khas Riau hanya batik jatah, karena mengikuti kegiatan Jambore Nasional di Bengkulu tahun 2009.heheeh. Meski jatah ni, teman-teman dari provinsi lain suka juga dengan motif Riau… Caiyoo Riaauuu.. Suaillaaa…

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com